Timnas U-23 Latihan Lagi untuk Bentrok Palestina

BEKASI – Tak ada sesi latihan untuk Timnas Indonesia U-23 pada hari Senin (13/8)  kemarini. Timnas U-23 istirahat dulu sebelum latihan lagi hari ini, Selasa (14/8).

Timnas U-23 mengawali kiprahnya di Asian Games 2018 dengan kemenangan 4-0 atas Taiwan di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (12/8). Partai berikutnya dijalani pada Rabu (15/8) besok dengan menghadapi Palestina.

Menurut Dokter timnas U-23 Syarif Alwi, kemarin skuat besutan Luis Milla itu libur latihan. Mereka cuma beristirahat dengan melakukan sesi relaksasi di hotel tempat timnas menginap.

“Hari ini tidak ada latihan. Pemain hanya berenang ya untuk merelaksasikan otot-otot setelah kemarin menghadapi pertandingan yang luar biasa menguras tenaga,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa papi ini menyebut timnya dalam kondisi baik dan tidak ada pemain yang cedera. Sesi relaksasi juga dimanfaatkan untuk saling menguatkan chemistry antar pemain.

“Kondisi pemain bagus tidak ada masalah. Pemain tadi semua ceria, mereka bercanda, happy-lah. Tapi besok (hari ini) kami sudah latihan lagi. Hari ini (kemarin) pemain istirahat dulu,” katanya.

MULAI NYETEL

Di sisi lain, Alberto Goncalves mengaku mulai nyetel dengan rekan-rekannya di timnas Indonesia U-23. Dia kerap berkomunikasi dengan Stefano Lilipaly untuk membantunya di dalam dan di luar lapangan.

Timnas U-23 meraih kemenangan 4-0 melawan Taiwan. Selain Beto, tiga gol lainnya dibuat Stefano Lilipaly (dua gol) dan M Hargianto.

Beto mencetak gol pada menit ke-71. Dia mendapatkan assist dari Stefano Lilipaly yang mengirimkan umpan silang ke arah kotak penalti Taiwan.

Pemain Sriwijaya FC itu berdiri bebas dan mampu menyambut umpan Lilipaly untuk melepaskan tendangan ke gawang yang tak mampu diantisipasi kiper Taiwan.

Beto mengaku sebelum pertandingan memang sudah berdiskusi dengan Lilipaly untuk bisa mencetak gol. Menurutnya pemain Bali United itu sangat membantunya.

“Semua teman di sini baik, mereka sangat mendukung saya. Saya kebetulan satu kamar dengan Lilipaly, jadi kami sering komunikasi, apalagi kami sama-sama pemain depan. Jadi harus kerja sama,” kata Beto.

“Jadi sebelum bertanding, kami ngobrol dulu. Beto kamu harus begini ya, nanti kalau sudah pegang bola kamu harus begini. Jadi kami bangun koneksi satu sama lain, pokoknya harus ada komunikasi, dan dengan pemain lainnya. Dia sangat membantu saya saat cetak gol kemarin,” sambungnya.

KELUHKAN RUMPUT

Lapangan di Stadion Patriot Candrabhaga sudah mendapat kritik dari negara peserta Asian Games 2018. PSSI mengakui memang ada masalah dengan lapangan.

Stadion Patriot adalah salah satu venue untuk cabor sepakbola di Asian Games 2018. Stadion yang terletak di Kota Bekasi ini dipakai untuk pertandingan Grup A.

Laos dan Taiwan yang bertanding di stadion tersebut telah mengeluhkan kondisi lapangan. Mereka menyebut rumputnya terlalu tebal.

Kondisi rumput semakin terlihat kurang oke saat tim besutan Luis Milla bertanding melawan Taiwan, Mimggu (12/8) malam WIB. Rumput sangat mudah terangkat.

Sekjen PSSI, Ratu Tisha, menyebut bahwa rumput di Stadion terken gulma. Akan tetapi, masalah tersebut sedang diatasi dengan mendatangkan ahlinya.

“Jadi awal dahulu waktu finishing Asian Games, mungkin 6 bulan lalu Patriot kualitas rumputnya terbaik. Malah kekhawatiran ada di Stadion Jalak Harupat. Namun, di akhir-akhir justru di Stadion Patriot (rumputnya) terkena gulma, tiga pekan lalu,” ungkap Tisha.

Nah, sekarang sudah didatangkan ahli dan semoga bisa ditangani. ‘’Ahli itu tiap hari melakukan perawatan rumput. Mudah-mudahan membaik. Kalau tidak kami akan gelar rapat mendalam soal antisipasi kalau seperti itu lagi,” sambungnya. (DTK)

 

About Redaksi

jurnalistik
View all posts by Redaksi →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *