JAKARTA -Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali merotasi sejumlah jabatan perwira tinggi (pati). Sebanyak 9 kapolda diganti, termasuk Kapolda Lampung.
Posisi Kapolda Lampung yang ditinggalkan Irjen Suntana akan dijabat Brigjen Purwadi, yang saat ini menjabat Wakapolda Metro Jaya.
Irjen Suntana mengisi jabatan Wakabaintelkam.
Selain Kapolda Lampung, pergantian juga terjadi di Kapolda Jatim. Irjen Machfud Arifin dimutasi jadi Analis Kebijakan Utama bidang Sahara Baharkam Polri. Dia digantikan Irjen Luki Hermawan, yang saat ini menjabat Wakabaintelkam.
Sementara itu, Kapolda Maluku saat ini, Irjen Andap Budhi Revianto, dimutasi jadi Kapolda Kepri. Kapolda Kepri Irjen Didid Widjanardi jadi Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.
Kapolda Riau Irjen Nandang dimutasi jadi pati Baintelkam penugasan BIN. Posisinya akan diisi Brigjen Widodo Eko Prihastopo, yang saat ini menjabat Wakapolda Jatim.
Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dimutasi jadi pati Lemdiklat. Posisinya diisi Brigjen Agus Andrianto, yang kini menjabat Wakapolda Sumut.
Lalu, Kapolda Papua Irjen Boy Rafli dimutasi jadi Wakalemdiklat Polri. Kapolda Papua akan diisi Irjen Martuani Sormin, yang saat ini menjabat Kadiv Propam Polri.
Kadiv Propam Polri akan dijabat Brigen Listyo Sigit Prabowo. Posisi Kapolda Banten yang ditinggalkan Sigit akan diisi Brigjen Teddy Minahasa.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rahmat Mulyana diangkat jadi Sahlisosek Kapolri. Posisi yang ditinggalkannya akan diisi Irjen Yazid Fanani, yang saat ini bertugas di BIN.
Selain 9 kapolda, posisi Kakorlantas juga diganti. Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2015/VIII/Kep/2018 dan ST/2014/VIII/Kep/2018 tertanggal 13 Agustus 2018.
Irjen Royke Lumowa dimutasi jadi Kapolda Maluku. Posisi Kakorlantas akan dijabat Brigjen Refri Andri, yang saat ini Karoprovos Divpropam Polri.
“Betul. Mutasi rutin dalam rangka penyegaran,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto.
JADI WAKAPOLDA
Sementara Brigjen Mohammad Iqbal kembali lagi ke Surabaya. Iqbal kembali ke Surabaya dalam jabatan barunya sebagai Wakapolda Jatim.
Jabatan baru itu diemban Iqbal berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2014/VIII/KEP/2018 dan ST/2015/VIII/KEP/2018 tertanggal 13-8-2018.
“Iya, sudah ada TR-nya. Tapi belum tahu kapan sertijabnya,” ujar Iqbal saat dihubungi, Senin (13/8).
Di Jatim khususnya Surabaya, Iqbal pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya (2007), Wakapolwitabes Surabaya (2010), dan Kapolrestabes Surabaya (2016). Sementara untuk jabatan di Jatim, lulusan Akpol 1991 ini pernah menjabat sebagai Koorspri Kapolda Jatim (2005), Kapolres Gresik (2008), dan Kapolres Sidoarjo (2009).
Iqbal akan menggantikan posisi Brigjen Pol Widodo Eko Prihastopo yang akan menduduki jabatan barunya sebagai Kapolda Riau. Sementara posisi Iqbal sebagai Karo Penmas Div Humas Polri digantikan oleh Brigjen Pol Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Kalteng.
Selain Wakapolda, Polda Jatim juga bakal kedatangan pimpinan baru. Irjen Pol Machfud Arifin bergeser ke Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri. Machfud akan digantikan oleh Irjen Pol Luki Hermawan. Sebelumnya Luki menjabat sebagai Wakabaintelkam Polri.
“Tour and duty hal yang biasa dan demi kepentingan organisasi,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.
Machfud menjabat di Polda Jatim sejak 12 Desember 2016, sebelumnya Machfud juga pernah menjadi Kapolda di Kalimantan Selatan dan Maluku Utara. Jenderal bintang dua ini merupakan lulusan Akpol 1986.
Sementara itu penggantinya Luki sempat menjabat di Wakabaintelkam Polri sejak 2 Juni 2017. Luki yang juga merupakan jenderal bintang dua ini diketahui berpengalaman di bidang intel. Sebelumnya, Luki sempat mendidiki jabatan sebagai Karorenim Baintelkam Polri.
“Ini adalah kepentingan organisasi, ini adalah hal yang biasa dalam organisasi dan itu juga menjadi kebutuhan dari organisasi,” lanjut Barung.
Polda Jatim, kata Barung, tentunya akan mempersiapkan segala sesuatunya baik dengan mutasi jabatan bergantian ini dan sekaligus juga menyangkut hal-hal yang menjadi kepentingan organisasi yang menjadi kepentingan dari masing-masing
“Polda Jatim akan menyiapkan segala sesuatunya menyangkut tentang pelaksanaan sertijab yang kemungkinan jika tak ada halangan digelar di antara tanggal 20 dan 21,” tandas Barung. (idh/hri/DTK)




