STIT Darul Fatah Wisuda 118 Mahasiswanya

BANDAR LAMPUNG- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Fatah Lampung mewisuda 118 mahasiswanya.  Sebanyak 9 wisudawan dinyatakan sebagai lulusan terbaik  dari Wisuda XII STIT Darul Fatah tersebut.

Lulusan terbaik dari tiga kategori yakni akademik, tercepat, dan tahfidz mendapat kesempatan maju ke depan untuk menerima plakat dari Sekretaris Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais)   Wilayah XV Lampung. Saidy.

Lulusan terbaik kategori “Akademik” diraih Rosiana (IPK 3,94), Fajar Hidayat (IPK 3,92), dan Safitri (IPK 3,91). Lulusan terbaik kategori “Tercepat” diraih Nabila Fahira Yahsah, Indah Permata Sari, dan Rosiana. Dan, lulusan terbaik kategori “Tahfidz” diraih Robiyah Sadiyah, Elma Azzahra Kharomatunnisa, dan Nanda Nabila.

Hadir Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama  Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Warsito,  Sekretaris Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (Kopertais)   Wilayah XV Lampung. Saidy, dan Ketua Yayasan Darul Fatah yang menaungi STIT Darul Fatah,  M. Ari Wibowo.

Tampak pula hadir Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Sarana dan Prasarana (Sapras) dan Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagmaaan Islam (PTKI), Zulpan Syarif Supriadi Hasibuan, Kakanwil Departeman Agama Provinsi Lampung diwakili Ros Wildan, dan Walikota Bandar Lampung diwakili  Asisten III Bidang Administrasi Umum, Syaprodi.

Ketua STIT Darul Fatah, Langgeng Sutopo dalam sambutannya mengharapkan para wisudawan untuk bisa memberi pencerahan kepada masyarakat, bertindak bijak, dan tidak pernah berhenti untuk meningkatkan kualitas diri.

“Empat tahun lalu orang tua menyerahkan anaknya kepada kami untuk dididik di STIT Darul Fatah, maka hari ini kami serahkan kembali dengan prediket kesarjanaan mereka. Ini bukan sekedar kebanggaan, tetapi suatu dikmat yang harus disyukuri,’’ ujar pria yang tengah menyelesaikan doktoralnya di UIN Raden Intan tersebut.

Sementara Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama  Menko PMK,  Warsito yang dinobatkan menyampaikan orasi ilmiah menyebutkan bahwa mahasiswa yang diwisuda tidak hanya harus menguasi konten perkuliahan, akan tetapi juga harus mengintegrasikannya dengan praktek-praktek berbangsa dan beragama.

“Maka  dari itu tidak mungkin wisudawan STIT Darul Fatah ini  terpapar paham radikal, karena dalam proses belajar mengajarnya mempraktekan moderasi beragama. Itu sesuai dengan mottonya moderat bermartabat,’’ sebut profesor yang juga tercatat sebagi penggagas STIT Darul Fatah.

Sedangkan Kasubdit Sapras dan Kemahasiswaan PTKI, Zulpan Syarif Supriadi Hasibuan, Kakanwil Departeman Agama Provinsi Lampung diwakili Ros Wildan memuji jalannya proses wisuda yang berlangsung di Gedung Andora Pesawaran, karena menurut mereka mencerminkan kualitas lulusan dari STIT Darul Fatah.

“Pembawa acara, pembaca ayat-ayat suci Al-Quran, persembahan kesenian membuat saya terkagum, luar biasa. Bahasa Arabnya baik sekali, semuanya membuat saya kagum, ini pasti mencerminkan proses belajar di sini yang luar biasa berkualitas. Maka dari itu tidak salah lagi bapak-ibuk orang tua menyerahkan anaknya untuk dididik di sini,’’ puji Zulpan.

Sementara Ketua Yayasan  Darul Fatah,  M. Ari Wibowo menjamin lulusan dari STIT Darul Fatah tidak “kaleng-kaleng”. “Saya jamin anak-anak kami, mahasiswa STIT Darul Fatah bukan kuliah kaleng-kaleng. Kami benar-benar menjamin mutu lulusan, seperti bapak-ibuk liat saat prosesi wisuda ini,’’ garansinya.

Yang menarik, mantan anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS tersebut sempat menyindir perhatian Pemkot Bandar Lampung terhadap infrastruktur. “Jalan-jalan di sekitar Kecamatan Rajabasa bagus-bagus semua. Hanya di depan kampus kami yang belum dibagus-bagusi Pak,” ujar eks Ketua DPW PKS Provinsi  Lampung itu seperti ditujukan kepada Walikota Bandar Lampung. Menanggapi hal tersebut, Asisten III Bidang Administrasi Umum Syaprodi yang hadir mewakili Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan akan menyampaikan kepada walikota. “Ini adalah PR bagi saya untuk menyampaikan kepada walikota. Ibuk Walikota Eva Dwiana memang peduli dengan infrastruktur di Bandar Lampung ini. Maka dari itu akan  saya sampaikan, semoga cepat tertangani,’’ janjinya. (jdj)

About Redaksi

jurnalistik
View all posts by Redaksi →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *