KALIANDA–Jajaran kepemimpinan sekolah-sekolah di bawah Yayasan Pembangunan Kalianda (Yasba) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Provinsi Lampung berganti. Kepala SMP, SMA, SMK, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yasba dilantik, Sabtu (30/12).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Bagus Burhan Kampus Hijau STAI Kalianda Lamsel itu dilakukan langsung oleh Ketua Yayasan Yasba, Drs. M. Yacub Yuhira, S.H., M.MPd. Mendampingi pelantikan, Sekretaris Yayasan Yasba, Nurul Huda, S.H., Bendahara Herman Makmun, S.E., dan Pembina Sri Rahmadini, S.Pd., M.M.
Dilantik sebagai Ketua STAI Yasba, Nursyamsi HZ, S.Ag, M.Pd.I. Kandidat doktor Manajemenn Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) ini menjabat ketua STAI untuk periode 2023/2027. Nursyamsi menggantikan DR. H. Arpandi, M.Ed., M.A.
Dilantik pula Dra. Suryanti, M.Pd sebagai Wakil Ketua I Bidang Kurikulum. Suryanti tidak tergantikan, karena sebelumnya ialah yang menjabat sebagai Wakil Ketua I Bidang Kurikulum STAI Yasba ini.
Sedangkan DR. Sugito, S.E., M.M.Pd. yang sebelumnya menjabat Ketua Prodi (Kaprodi) Ekonomi Syariah naik jabatan menjadi Wakil Ketua III Bidang Kesiswaan dan Alumni menggantikan Dr. Feriyansyah, M.Pd. Jabatan yang ditinggalkan DR. Sugito, S.E.M.Pd., yaitu Kaprodi Ekonomi Syariah dipercayakan kepada Junaidi, M.Pd., M.M. yang sebelumnya Ketua Prodi MPI. Jabatan yang ditinggalkan Junaidi, M.Pd., M.M., yang juga kandidat doktor MPI UIN RIL kemudian dipercaya kepada Samsul Hadi, M.Pdi.
Masih ada ada satu lagi doktor yang mendapat promosi jabatan, yaitu DR. Toha Ma’arif, M.HI. yang dipercaya sebagai Kaprodi Perbankan Syariah menggantikan Dwi Leksono BD, S.Ag, M.E.Sy. Selanjutnya Ita Fitriyana, M.Si menjabat Kaprodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) menggantikan Drs. Kris Saptana, M.Pd.
Didapuk pula dalam kesempatan pelantikan yang dihadiri segenap dosen, staf tata usaha, pengurus Yayasan Yasba tersebut Melda Rahmafitri, S.Pd.I sebagai Kepala Perpustakaan.
Sedangkan di SMP, kepala sekolah yang dilantik adalah, Yossi Andriyani, S.Pd.I menggantikan Drs. Mazni yang memasuki usia pensiun. Di SMA, yang dilantik sebagai kepala sekolah Elis Dalena, S.Pd, melanjutkan masa kepemimpinan sebelumnya. Di SMK, yang dilantik sebagai kepala sekolah adalah Hurip Moch, B.A., menggantikan Drs. Marwan Abdullah, M.M.
Ketua Yayasan Yasba, Drs. M Yacub Yuhira, S.H. M.M.Pd, yakin pemimpinan yang baru dilantik bisa membawa perubahan. Khusus STAI Yasba, Yacup berharap agar jajaran pimpinan yang baru dapat memacu untuk menjadi institut.
“Jika tahun ini sama dengan tahun lalu itu namanya celaka. Kalau tahun ini lebih buruk dari tahun lalu itu merugi. Yang beruntung itu, tahun ini lebih bagus dari tahun lalu,’’ ungkap Yacub mengutip Rasullullah.
Sosok yang kenyang asam garam membangun perguruan tinggi ini juga menyitir seorang profesor agar tercipta kesejukan, kemajuan dan kekompakan, sehingga memudahkan mencapai cita-cita Yayasan, antara lain menjadikan STAI Yasba berstatus institut.
“Di manapun organisasinya, pastilah ada tiga kelompok. Mungkin tidak banyak. Mungkin satu kelompok itu satu orang saja. Yaitu, kelompok yang mengikuti perintah pimpinan, kelompok yang diam, dan kelompok yang menentang. Adalah tugas pemimpin untuk mengajak semuanya dalam satu kekompakan. Tidak hanya di SMP, SMK, atau SMK, juga di STAI, pemimpin tugasnya ya itu,’’tegasnya.
Ketua STAI Yasba yang baru dilantik, Nursyamsi HZ, S.Ag, M.Pd.I. mengatakan, amanah yang diembannya bersama jajaran yang lain bukan sebatas kepemimpinan dalam lingkup internal 40 orang dosen, staf dan 500-an mahasiswa, namun lebih dari itu. “Tanggungjawab ini adalah beban moral demi terciptanya pendidikan di Kalianda pada tingkatan perguruan tinggi yang jauh lebih baik dan bermutu. Kehadiran STAI Yasba ibarat kawah candradimuka, yang harus mampu menampung aspirasi dan keinginan masyarakat Kalianda khususnya, dan Lamsel umumnya,” tambah Nursyamsi.
Ia yakin apa yang diimpi-impikan Yayasan Yasba agar STAI Yasba segera menjadi institut, dengan dukungan penuh dan kekompakan semua stekholder, akan bisa dicapai. “Kita yakin STAI Yasba akan menjadi institute,’’ sebut sosok yang juga ketua KONI Lamsel itu. (jji)




