BANDARLAMPUNG- Kota Bandarlampung adalah salah satu daerah yang terkena musim kemarau. Nah, untuk mengtasi kekeringan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Way Rulau, terus mencari solusi dan melalukan pengurangan pasokan air.
“Ini musim kemarau, pendistribusian air bersih yang dialiri ke pelanggan terus berkurang, sebelumnya kami mampu mengaliri debit air perdetik sebesar 450 liter, sejak 2 minggu terakhir menyusut perlahan mulai dari 5 hingga 15 persen perdetik, kini besaran debit air yang dialiri perhari hanya sekitar 380 liter perdetik,” ujar Kasubag Humas PDAM,Titik Kusumawati, kepada wartawan Senin (6/8).
Nemun, menurut Titin saat ini fase debit masih dapat dikatakan cukup, sebab untuk pelanggan PDAM sebanyak 42500 masih dapat mendapatkan aliran air bersih. “Ya hanya pengurangan saja, tidak lebih, yang mulanya 450 liter berkurang 15 persen saja, memang sih ini pun bertahap, mulanya 5 persen menjadi 10 persen, hingga 15 persen pengurangannya,” paparnya.
Nah, dirinya juga memaparkan bila kedepan kondisi ini terus terjadi, pihaknya juga telah mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan hal tersebut kepada RT, serta Lurah Setempat. “Setelah ada laporan nanti kita akan kumpulnya Rekening pelanggan yang nanti akan kita beri bantuan, dan bila kondisi terus menurus tidak ada perubahan bahkan jauh lebih parah, kita akan lakukan bantuan mobil tegki yang mampu membawa 3000 liter air, kebetulan kita memiliki 4 mobil,” jelasnya.
Kepadaa masyarakat, diimbau supaya melakukan penghematan air dan jangan terlalu boros. “Kalau tidak terlalu penting jangan digunakan dulu, coba kita hemat air. Melihat kedepannya kita belum tau apakah kemarau semakin parah atau masih bisa stabil seperti saat ini,” tandasnya. (yen)





